Feb 29

JK Sempat Ragukan Kepemimpinan Dahlan

JAKARTA - Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla mengaku sebagai orang yang sempat meragukan kepemimpinan Dahlan Iskan saat ditunjuk sebagai Direktur Utama (Dirut) PLN. Pasalnya, perusahaan plot merah itu membutuhkan pengetahuan yang tekhnis.

“Banyak yang meragukan Pak Dahlan di PLN. Saya juga termasuk orang yang meragukan karena memimpin perusahaan yang teknis,” kata pria yang akrab disapa JK ini pada peluncuran buku karya Dahlan Iskan di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (29/2).

Namun keraguan itu dijawab Dahlan dengan membuat gebrakan di PLN. Salah satunya adalah tidak ada lagi pemadaman lampu secara bergiliran di seluruh Indonesia.

Feb 29

Bim Bim Dikabarkan Meninggal, Ternyata Cuma Hoax

Dalam BBM yang beredar, Rabu (29/2) malam, Bim Bim diisukan meninggal karena serangan jantung bruise tadi.

“Berita duka Bimo Setiawan Almachzumi (lahir di Jakarta, 25 Desember 1966) yang akrab disapa Bimbim Slank, meninggal dunia hari ini pukul 18.52 WIB di usianya yang ke 41 tahun karena terkena serangan jantung. Saat ini kediamannya di Jl.Potlot 14 Jakarta Selatan telah dipenuhi ribuan penggemarnya (Slankers),” demikian bunyi pesan tersebut.

“Untuk anda yang akan melintasi wilayah kalibata dan sekitarnya sebaiknya balik arah.karena wilayah tersebut telah dipadati ribuan slankers,” lanjut isi pesan itu.

Namun dari facebook Slank, kabar meninggalnya Bim Bim itu terbantahkan. “Konfirmasi mengenai kabar Bim2x.. Hoax alias tidak benar.

Feb 29

Syamsidar Diusir, Timnas Tertinggal 1 Gol


OLAHRAGA – SEPAKBOLA

JAKARTA – Langkah Tim Nasional Indonesia U-23 sepertinya semakin berat memenangi pertandingan melawan Bahrain, di laga kualifikasi Piala Dunia Brazil 2014, Grup E di Minama, Rabu (29/2) malam. Pasalnya, baru dua menit babak pertama berjalan, Timnas harus kehilangan kiper Syamsidar.

Kiper andalan Timnas ini diusir wasit dari lapangan. Tanpa ampun,  kartu merah dikeluarkan wasit, akibat Syamsidar menahan laju penyerang Bahrain yang lolos dari perangkap off side di dalam kotak pinalti.

Tak hanya memberi kartu merah, wasit juga menghadiahi pinalti bagi anak asuh Peter Taylor. Syamsidar kemudian diganti oleh Andi Muhammad Guntur.

Feb 29

Babak I, Timnas Tertinggal 4-0

MINAMA - Harapan Tim Nasional U-23 Indonesia untuk memenangkan pertandingan melawan Bahrain, sepertinya pupus. Di laga terakhir kualifikasi Piala Dunia Zona Asia Grup E, di Minama, Bahrain, Rabu (29/2), malam ini, tim besutan Aji Santoso sudah harus tertinggal 4-0 di babak pertama.

Timnas memang lagi kurang beruntung. Wasit yang memimpin pertandingan, terus menghadiahi Bahrain dengan pinalti. Di menit kelima babak pertama, Bahrain sudah unggul melalui gol pinalti Abdullatif. Bahkan, sejak menit kedua, kiper Timnas Syamsidar diusir ke luar lapangan. Selang sebelas menit dari gol pertama, Bahrain kembali memerbesar keunggulan. Lewat A. Omar, di menit ke 16, Bahrain unggul sementara 2-0.

Feb 29

Pesta Gol Lawan Timnas 10-0, Bahrain Tetap Tersingkir

JAKARTA – Pesta gol Bahrain 10-0 atas Tim Nasional U-23 Indonesia di babak kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona Asia Grup E, Rabu (29/2) malam di Minama, tak mampu membawa tim besutan Peter Taylor itu lolos ke ajang bergengsi sepakbola dunia di Brazil nanti.

Sebab di pertandingan lain Grup E yang juga sangat menentukan, Qatar berhasil menahan imbang tim tuan rumah Iran dengan skor 2-2. Alhasil, Qatar berhak mendampingi Iran ke Piala Dunia Brazil dengan raihan poin 10. Sedangkan Iran kokoh di puncak klasemen dengan poin 12. Sedangkan Bahrain, hanya mampu mengoleksi sembilan poin. Dan Indonesia terbenam di dasar klasemen dengan poin nol.

Feb 29

26 Tewas Saat Pelantikan Presiden

Beruntung, serangan bom itu terjadi di Kota Mukalla, Provinsi Hadramaut, sekitar 580 kilometer dari Sana”a, ibu kota Yaman, tempat Hadi disumpah di gedung parlemen. Kelompok militan Al Qaeda mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Padahal, dalam pidatonya setelah disumpah kemarin, Hadi justru menyatakan bahwa penumpasan Al Qaeda tetap menjadi aim dan prioritas  pemerintahannya. “Serangan tersebut sebagai pembalasan atas kejahatan yang dilakukan oleh Garda Republik (militer Yaman),” ujar sumber di kalangan Al Qaeda kepada Reuters kemarin.

Feb 29

Tertimbun Salju, Pangeran Belanda Koma Permanen

Dokter Wolfgang Koller yang merwat Frisco di sebuah rumah sakit di kota Innsbruck, Austria, menyatakan bahwa kerusakan otak yang dialami sang pangeran sudah terlampau parah. Hal ini dikarenakan otaknya sama sekali tidak mendapat pasokan oksigen ketika terperangkap dalam tumpukan salju.

Frisco, yang sudah dicoret dari daftar putra mahkota Belanda setelah menikahi Mabel Wisse Smit tanpa restu dari keluarga kerajaan, terkubur selama lebih dari 20 menit ketika longsoran salju menimpa dirinya bersama seorang teman ketika bermain ski di review mewah Lech di Provinsi Vorarlberg, Jumat (17/2) minggu lalu. Saat itu para anggota kerajaan Belanda memang tengah menikmati liburan disana.

Feb 29

Pimpinan Ditembak, Kelompok Penjahat Berondong Warga

ZAMBOANGA - Sekelompok criminal bersenjata hari Kamis (23/2) lalu dilaporkan menembak mati enam warga sebuah desa terpencil di Zamboanga, sebelah selatan pulau Mindanao, Filipina. Kejadian tersebut diduga terjadi hanya karena para penjahat ingin membalas kematian pemimpin mereka di tangan polisi tanggal 11 Februari lalu.

Juru bicara militer Filipina Letnan Kolonel Randolph Cabangbang mengatakan, empat dari korban yang tewas di desa Tininghalang tersebut merupakan anak-anak. Dikatakannya, para korban tewas dan tujuh orang lainnya yang terluka dalam insiden tersebut adalah keluarga dari seorang informan yang membantu polisi menemukan persembunyian gembong penjahat yang tewas.

Feb 29

DPR: Tak Level Sandingkan CPO dengan Minyak Nabati AS

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VI DPR Erik Satrya Wardhana mengatakan tidak turn mempersandingkan minyak bunga matahari dan minyak kanola produksi Amerika Serikat dengan Crude Palm Oil (CPO) produksi sawit Indonesia.

“Kalau dipersandingkan conduct to head, minyak bunga matahari dan minyak kanola produksi Amerika Serikat dengan CPO produksi sawit Indonesia, nggak turn karena minyak sawit jauh lebih unggul produktifitas dan turunannya,” kata Erik Satrya Wardhana, usai diskusi, bertema “Prospek Industri Sawit 2012” di pressroom DPR, gedung Nusantara III, Senayan Jakarta, Rabu (29/2).

Karena tidak level, lanjut Erik, makanya AS dengan cara mereka melindungi produsen minyak nabati negara itu dengan melakukan kampanye negatif terhadap produk sawit dan turunannya.