SYDNEY – Menteri Luar Negeri Australia Kevin Rudd menjelaskan, peristiwa seperti halnya revolusi di dunia Arab tidak akan muncul di China. Secara historis, China juga selalu menciptakan kemajuan lewat transisi kepemimpinannya.
Rudd yang sudah mempelajari segala aspek di China mengatakan, Pemerintah China cukup rajin untuk membahas segenap masalah guna menyelamatkan warganya dari jurang kemiskinan, meski kasus korupsi, dan pencemaran lingkungan serta kasus pembungkaman para pembelot di Negeri Panda itu.
Beberapa pekan yang lalu, China tampak mengerahkan aparat keamanannya untuk mengatasi aksi demonstrasi. Konon kabarnya demonstrasi itu terinspirasi dari revolusi di dunia Arab atau yang akrab dikenal dengan sebutan Arab Spring. Namun Rudd menilai, hal itu tidak akan menciptakan halangan atau ancaman yang serius bagi China.
“Selama ini saya tidak melihat adanya tanda-tanda akan keruntuhan rezim China atau demonstrasi besar-besaran seperti halnya revolusi di dunia Arab yang hendak menumbangkan Partai Komunis China,” ujar Rudd, seperti dikutip AFP, Sabtu (14/1/2012).
Mantan Perdana Menteri Australia itu juga mengatakan, China selalu waspada akan setiap peluang yang akan sangat berpengaruh dalam meningkatkan perekonomiannya.
Pada tahun ini, China akan disibukkan dengan proses suksesi kepemimpinan. Wakil Presiden China Xi Jinping diprediksikan akan naik dan menduduki kursi Presiden China pada awal 2013 mendatang, menggantikan Presiden Hu Jintao.(AUL)