May 16

KPK Tak Tahu Penyuap di Balik Fahd

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku tidak mengetahui penyuap di balik Fahd Arafiq. Pengurus organisasi masyarakat sayap Partai Golkar yakni Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) ini disebut-sebut pemberi suap kepada anggota Banggar DPR, Wa Ode Nurhayati.

“Yang saya tahu kasusnya Wa Ode itu ya pengungkapan Fahd saja. Mengenai orang di belakang Fahd saya belum tahu. Nanti saya periksa lagi,” kata Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto di kantornya, Rabu (15/5/2012).

Bambang mengatakan, dalam waktu dekat penyidik KPK akan kembali memeriksa Wa Ode. Namun, Bambang belum bisa memastikan waktu pemanggilan politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini “Dalam waktu sesingkat-singkatnya,” ujarnya.

Apr 16

Polisi dan TNI Diminta Jujur soal Geng Motor

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Aboebakar Alhabsy, meminta TNI dan Polri untuk jujur dalam mengungkap persoalan geng engine yang melakukan aksi keekrasan di sejumlah wilayah Jakarta. Sebab, sampai saat ini publik tak tahu pihak-pihak yang terlibat dalam aksi geng motor.

“Selain dihantui rasa tak aman, masyarakat juga sulit mendapatkan informasi yang benar soal kejadian tersebut,” kata Aboebakar, Senin (16/4). Ia menilai, memang sangat aneh bila polisi tidak dapat mendeteksi adanya pergerakan masa yang lebih dari dua ratusan orang. “Apalagi mereka bergerak di jalan-jalan protokol di ibu kota,” katanya.

Mar 31

Sentuh Pagar Berlistrik, Dua Bocah Sekarat

RAYEUK-Dua bocah SD terpaksa mendapat perawatan intensif, di RSU Langsa sejak Jumat (30/3) lalu. Pasalnya, korban tersetrum aliran listrik saat hendak menggapai pohon belimbing, terdapat di balik tembok Rumah Sakit Idi, Aceh Timur. Naas bagi mereka, ketika menggapai buah malah tersentuh kawat berduri, yang diduga sengaja diberi aliran listrik.   

Menurut keterangan dihimpun Metro Aceh, kedua anak malang tersebut merupakan murid SDN-2 Desa Tanoh Anoe, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur. Awalnya usai bubaran sekolah, mereka berjalan kaki menuju pulang ke rumah.

Mar 22

Olly Tak Tahu Wa Ode Dapat Fee PPID

JAKARTA - Hari ini Komisi Pemebrantasan Korupsi (KPK) juga memeriksa Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Olly Dondokambey. Sama halnya dengan Tamsil Linrung, Olly diperiksa sebagai saksi kasus suap ke Banggar DPR yang telah menyeret Wa Ode Nurhayai sebagai terangka.

Kelar menjalani pemeriksaan KPK menjelang pukul 17.00, Olly mengaku ditanya soal perbuatan Wa Ode yang diduga menerima pemberian dari pihak lain. “Apakah kita pimpinan banggar mengetahui apa yang dilakukan Wa Ode. Kami katakan kami tidak mengetahui,” kata Olly.

Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan, dirinya lebih banyak memaparkan tentang mekanisme penyusunan PPID di Banggar DPR. Namun saat ditanya soal price ke Wa Ode, lagi-lagi Olly berkilah. “Wah itu kan kita ngga tau. Tanya ke Wa Ode,” kilahnya.

Mar 19

Hasil Pencairan Cek Disetor ke Rekening Nunun

JAKARTA - Persidangan atas Nunun Nurabetie di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (19/3), menghadirkan saksi bernama Sumarni. Dalam kesaksiannya, Sumarni  mengaku pernah mencairkan 20 lembar transport cek senilai Rp 1 miliar.

Sumarni adalah mantan Sekretaris Perusahaan di PT Wahana Eka Sejati (WES) milik Nunun. Di hadapan majelis yang diketuai Sudjatmiko itu Sumarni membenarkan bahwa 20 lembar cek Bank International Indonesia (BII) dicairkan pada 10 Juni 2004.

Menurut Sumarni, hasil pencairan cek itu disetor ke salah satu rekening Nunun. Namun Sumarni mengaku tak ingat saat ditanya tentang pihak yang menyuruh mencairkan cek maupun menyetorkannya ke rekening Nunun.

Feb 28

Ryan "D’Masiv" Pacari Annisa "Cherrybelle"?

JAKARTA - Vokalis grup rope D’Masiv, Ryan dikabarkan menjalin hubungan spesial dengan anggota girlband Cherrybelle, Annisa Rahma. Namun Ryan mengaku tidak mempunyai hubungan dengan dara kelahiran Bandung, 12 Oktober 1990 itu.

“Hanya berteman saja, semua teman. Itu tidak benar. Mungkin ketemu di hari yang sama, enggak ngobrol yang lama, enggak ada hubungan spesial, semua hanya teman, enggak ada hubungan

Pemilik Ryan Eki Pradipta itu mengaku tak tahu asal mula gosip tersebut. Ryan joke tak pernah berkomunikasi dengan Annisa.

Feb 06

Ibunda Ade Namnung Tak Tahu Dipolisikan Ramon

JAKARTA- Ibunda Ade Namnung, Hariningsih mengaku tak tahu dilaporkan ke Polsek Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat oleh ayah angkat almarhum, Ramon Papana karena telah melakukan pengrusakan di rumahnya.

Ibunda Ade dan keluarganya menyambangi kediaman Ramon di  kawasan Sentul, Jawa Barat dengan melakukan pengrusakan dan melontarkan kata-kata yang tidak menyenangkan. Kedatangan mereka terkait harta Ade yang disebut telah dimiliki Ramon.

“Saya enggak dengar. Ya kalau dilaporkan silakan saja,” ujar wanita yang akrab disapa Ning, ditemui di Wisma Pondok Indah 3, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (6/2/2012).

Sejak kejadian Sabtu (4/2) kemarin, saat keluarga menyambangi rumah Ramon, Ning mengaku tidak pernah berkomunikasi dengan ayah angkat anaknya tersebut.

Jan 31

Daerah tak Tahu Ada Penerimaan CPNS 2012

MEDAN- Sejumlah daerah di Sumut belum mengetahui adanya penerimaan CPNS formasi 2012. Hal tersebut dikarenakan Pemerintah Pusat melalui Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) belum mengirimkan surat pemberitahuannya.

Seperti Pemko Medan, mengaku belum mengetahui adanya penerimaan CPNS formasi 2012, akibatnya Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Medan hanya menunggu surat. “Kami belum terima surat pemberitahuan penerimaannya dan kami hanya menerima surat duration PNS 2012, mintalah suratnya baru kami tindaklanjuti,” kata Kepala BKD Kota Medan, Parluhutan Hasibuan, seperti diberitakan Sumut Pos (Grup JPNN).

Saat disinggung mengenai penerimaan CPNS hanya sebatas tenaga teknis, Parluhutan menyebutkan, pemberitahuan itu belum diterimanya, maka sekarang ini Pemko Medan hanya sebatas menunggu saja dari Pemerintah Pusat.

Jan 27

Angie Datang Saat Sudah Ada Uang

JAKARTA - Lutfi Ardiansyah, sopir di Permai Grup yang menjadi saksi persidangan kasus suap Wisma Atlet dengan terdakwa M Nazaruddin, mengaku pernah melihat Angelina Sondakh memasuki ruangan kerja we Wayan Koster. Angelina memasuki ruangan kerja koleganya di DPR itu sesaat setelah uang Rp 5 miliar diantar dari perusahaan M Nnzaruddin pada 5 Mei 2010.

Saat bersaksi pada persidangan atas Nazaruddin di pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (27/1) malam, Lutfi mengatakan bahwa dirinya diperintah oleh Wakil Direktur Keuangan Permai Grup, Yulianis, mengantar uang ke Wayan Koster di lantai 6 gedung DPR RI. Uang sebesar Rp 5 miliar itu diserahkan dalam dua tahap, yakni Rp 2 miliar di pagi hari dan Rp 3 miliar di bruise harinya.

Jan 13

Soal Cerai, Manajer Nova Eliza Tak Tahu

JAKARTA- Nova Eliza telah menggugat cerai suaminya Mirwan Suwarso, ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan, 5 Januari lalu. Namun, Nova memilih bungkam soal perceraiannya itu.

Bahkan saat dihubungi okezone, manajernya mengaku tidak tahu soal pendaftaran cerai Nova terhadap sutradara kondang itu.

“Kita enggak tahu, mba Nova enggak cerita apa-apa,” jelas Dona, saat dihubungi melalui telepon genggamnya, Jumat (13/1/2012).

Menurut Dona, saat ini Nova sedang sibuk latihan untuk show-nya besok di acara Dahsyat.

“Mba Nova-nya lagi sibuk nanti aja telepon lagi. Saya enggak bisa ngomong soal itu,” tutupnya.