JAKARTA – Mayjen (Purn) Saurip Kadi menegaskan agar semua pihak ikut mendorong penuntasan kasus sengketa tanah di Kabupaten Mesuji, Lampung, bukan malah ramai-ramai mempertanyakan keaslian video insiden tersebut.
“Itu fakta dan itu yang penting. Jangan menyakiti rakyat Lampung soal video itu. Jangan mempermasalahkan itu. Itu kan hanya bisa-bisanya mereka,” ujarnya di Kampus Universitas Satya Negara Indonesia (USNI), Jakarta, Jumat (27/1/2011).
Saurip bahkan menyebut pihak-pihak meragukan keaslian video Mesuji, justru memprovokasi masyarakat Lampung yang marah, tanahnya diambil alih oleh pengusaha sawit.
“Itu sengaja rakyat dibentur-benturkan. Coba ucapkan (bahwa video itu palsu) di Lampung, bisa dilempari batu mereka,” tegasnya. Saurip joke meminta polisi segera memanggil provokator-provokator itu.
Soal dirinya yang kabarnya akan dimintai keterangan polisi terkait keaslian video tersebut, Saurip mengaku belum mendapatkan permintaan dari Mabes Polri. “Belom ada pemanggilan tuh,” jawab dia.
(ded)